JAKARTA – Vanchai Luangnitikul, pegolf asal Thailand memimpin klasemen hari pertama Mandiri Indonesia Open 2025. Pada pertandingan di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Kamis (28/8), dia mencetak skor 65 atau 7 di bawah par.
Vanchai yang selama 2 musim terakhir bertualang di kompetisi Asian Development Tour (ADT), divisi 2 binaan Asian Tour, menunjukkan keberaniannya dalam menghadapi para pegolf elite Asian Tour. Pegolf Thailand berusia 23 tahun tersebut berhasil membukukan 8 birdie yang dipotong 1 bogey untuk memimpin putaran pertama turnamen yang memperebutkan hadiah uang total US$ 500 ribu.
“Pukulan tee saya sangat bagus sepanjang hari. Saya mampu mendaratkan bola di fairway dan membuka peluang untuk birdie. Saya membuat banyak pukulan putt yang bagus di awal putaran dan terus mempertahankan momentum,” kata Vanchai.
“Saya telah bermain di ADT dan itu menjadi tempat latihan yang bagus bagi saya. Saya pikir saya telah banyak berkembang dan membawa semua pengalaman itu ke turnamen besar ini.”
Vanchai mengungguli rekan senegaranya, Suteepat Prateeptienchai, yang menduduki posisi kedua dengan selisih 1 pukulan. Suteepat yang merupakan juara Asian Tour 3 kali itu mencetak skor 66 (6-di bawah-par), 4 birdie dan 1 eagle dengan tanpa bogey. Peraih Order of Merit ADT 2022 ini berbagi tempat dengan Tanapat Pichaikol yang menyodok ke posisi kedua.
“Hari ini saya merasa sangat baik. Segala sesuatu dalam permainan saya terasa sempurna,” kata Suteepat, yang dalam turnamen Mandiri Indonesia Open 2025 menjadi pemain dengan peringkat tertinggi Official World Golf Ranking. “Lapangan golfnya dalam kondisi yang fantastis. Jauh lebih baik daripada saat kami bermain di sini beberapa tahun yang lalu. Semoga besok saya bisa bermain sebaik ini lagi.”
Sementara itu, dari 35 pegolf tuan rumah yang tampil dalam Mandiri Indonesia Open 2025, Randy Arbenata Muhamad Bintang mencetak skor terendah dari para pegolf nasional lainnya. Pegolf amatir asal Jawa Barat ini membukukan skor 68 (4-di bawah-par). Juara Kejuaraan Nasional Golf Amatir 2025 ini menduduki posisi T13, bersama 8 pegolf lainnya. Bagi Randy, hasil putaran pertama Mandiri Indonesia Open 2025 ini merupakan yang terbaik dalam 3 penampilannya dalam National Open kebanggaan Indonesia tersebut.
“Hari ini permainan aku ngalamin up & down banget. Banyak bogey, 1 double, 7 birdie, dan 1 eagle. Jadi, banyak variasi hasilnya. Kendalanya di second shot-nya, approach shot. Untungnya pukulan lain bisa mem-back up. Jadi, permainan saya masih tertahan, tidak sampai jatuh,” jelas Randy yang genap berusia 25 tahun pada 2025 ini. “Besok saya akan mencoba agresif di second shot-nya. Soalnya, tadi maunya bermain aman. Tapi, hasilnya ya itu tadi, up and down.”
Kevin C. Akbar menjadi satu-satunya pegolf profesional Indonesia yang mencetak skor terendah dari 23 profesional yang tampil di Mandiri Indonesia Open 2025. Pemain yang baru saja menyabet trofi Pemain Terbaik Indonesia di turnamen ADT Ciputra Golfpreneur Tournament 2025 pekan lalu berhasil mengukir skor 70 (2-di bawah-par). Bersama pegolf amatir Indonesia Amadeus Susanto, Kevin menduduki posisi T41 dengan 15 pegolf lainnya.