Figure

|

16 December, 2025

Park Gunwoong dan Jennifer Quinn Effendi Memimpin

JAKARTA – Park Gunwoong dari Korea Selatan memimpin hari pertama 12th Pondok Indah International Junior Golf Championship di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Selasa (16/12). Dia mencetak 68 pukulan atau 4 di bawah par.

Cuaca yang berangin sama sekali tidak menyurutkan semangatnya untuk menaklukkan lapangan. “Anginnya sangat kencang, jadi daripada bermain melawan angin, saya berusaha memanfaatkannya, dan ternyata hasilnya berjalan dengan baik. Sebelumnya saya sudah pernah bermain dalam cuaca berangin dan pengalaman sejauh ini berjalan dengan baik. Dan hari ini kondisi di lapangan sangat berangin sehingga menurut saya, saya punya kelebihan berkat pengalaman tersebut sehingga bisa bermain dengan baik,” Kata Gunwoong usai pertandingan.

Dia juga memuji lapangan. Menurutnya, rumput di lapangan yang pernah menjadi tuan rumah Asian Games 2018 ini sangat bagus. “Ketika berada di atas green, bolanya bisa bergulir ke arah yang saya inginkan,” ungkapnya. Dengan hasil yang baik ini, dia berharap bisa kembali mencetak hasil yang sama pada hari kedua. “Besok saya akan bermain lebih siang dan saya kira justru saat itulah angin berembus paling kencang. Akan tetapi, seperti hari ini, saya akan memanfaatkan angin, bukan melawannya,” kata Gunwoong yang mencetak 5 birdie dan satu bogey.

Peringkat T2 ditempati oleh Chan Jun Han (Malaysia) dan William Justin Wijaja (Indonesia). Mereka masing-masing mencetak 72 pukulan atau bermain even par. Pegolf Indonesia lainnya, Teuku Husein M. Danindra menyusul di peringkat 4 dengan 74 pukulan atau 2 di atas par.

Berbeda dengan Gunwoong, William justru kesulitan menghadapi angin di lapangan. “Kondisi lapangan di sembilan hole pertama masih terbilang oke, cuma di sembilan hole kedua, mulai jam 9, jam 10 angin sudah mulai berembus kencang. Saya sempat harus mondar-mandir sebelum memukul bola karena anginnya sangat kencang dan membingungkan untuk melakukan pemilihan club,” ungkapnya. Dia mencetak 4 birdie, namun membuat 2 bogey dan satu double bogey.

Walau demikian, William sangat bahagia bisa bermain di Pondok Indah Golf Course. Turnamen apa pun yang diadakan di lapangan yang didesain oleh Robert Trend Jones Jr ini selalu menarik perhatiannya. “Soalnya, lapangannya memang bagus. Ini lapangan yang paling saya suka mainkan. Meskipun terkadang juga bermain jelek, tapi saya selalu menikmati bermain di lapangan ini,” tegasnya.

Pada kelompok putri, pegolf kelas B asal Indonesia, Jennifer Quinn Effendi, mencetak skor terbaik di hari pertama. Dia mencetak 73 pukulan atau 1 di atas par. Alanna Tee dari Hong Kong menyusul di peringkat dua dengan tertinggal tiga pukulan. Nurfathya Emylyda Bt Azrun Nizan dari Malaysia menempati peringkat ketiga dengan 86 pukulan atau 14 di atas par.

“Sejujurnya, saya tidak mengira kalau skor saya hari ini bisa menempatkan saya di posisi teratas pada klasemen overall putri. Sebab sepanjang hari ini saya memang hanya fokus pada permainan sendiri, tidak melihat bagaimana permainan pemain lain,” ujar Jennifer yang tahun ini merupakan tahun ketiganya ikut PIIJGC. Sebetulnya dia mempunyai kesempatan bermain under dengan mencetak 3 birdie, namun sayangnya dia juga membuat 4 bogey.

Walau bisa mengalahkan para pemain di kelompok usia yang lebih senior, Jennifer tidak mau jemawa. Dia tetap akan fokus pada permainannya sendiri. ”Saya kira besok saya akan melihat situasi. Kalau memang saya rasa bisa main agresif, saya akan menyerang pin, tergantung bagaimana posisi pin besok,” tegasnya.

Sementara itu, bangku pemimpin klasemen kelas A ditempati oleh Kim Gyubeen (Korea) yang ties dengan Amberly Zaira Binti Zamri (Malaysia) dengan 75 pukulan atau 3 di atas par. Pegolf Indonesia Isabella Sudarmanto ties di posisi T3 dengan Yogya Bhala dengan 77 pukulan atau 5 di atas par. Peringkat berikutnya T5 ditempati oleh tiga pegolf Indonesia, yaitu Maureen Shavelle Yose, Abigail Rhea Soeryo Winarko, dan Catherine Chloe Hartono, serta Kimiko Ang Jianing (Singapura), dan Sieun Lee (Korea Selatan). Mereka masing-masing mencetak 81 pukulan atau 9 di atas par. Sieun Lee tahun lalu berhasil menjadi juara kelompok putri turnamen bergengsi ini.