Sania Talita Wahyudi. Photo by Faldo Series Indonesia
BOGOR – Atlet Sumatra Utara, Kifata Aftar, makin kokoh di puncak klasemen kelas U-21 ke bawah setelah bermain di babak kedua FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits, Sabtu (7/2). Pada pertandingan yang berlangsung di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, pegolf berusia 18 tahun ini bermain lebih baik dibandingkan hari sebelumnya. Mencetak skor 70 atau 1 di bawah par, mengumpulkan total skor 144 atau 2 di atas par.
“Sebenarnya permainan saya dalam 2 hari ini cukup bagus dan rapi. Hari ini saya malah dapat birdie lebih banyak (4 birdie). Tapi ada kesalahan sedikit di hole 14 (par 4), salah pakai stik. Hasilnya kena bogey. (Skor 70) Ini karena saya lebih fokus pada permainan sendiri. Prosesnya step by step. Lebih tenang saja mainnya,” ujar Kifata. Walau akan menerapkan game plan yang sama, dia akan lebih waspada main di hole 14, dimana dia selalu membuat hasil double bogey dalam pertandingan dua hari.
Posisi atlet Sumut ini memang belum aman. Ia hanya unggul 2 pukulan dari atlet timnasKenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta) yang menyodok ke posisi 2. Usai putaran kedua, Kenneth Henson Sutianto tampil lebih impresif. Bermain dengan skor 77 atau 6 di atas par, dia mampu memperbaiki permainannya dengan mencetak 69 atau 2 di bawah par. Mengumpulkan skor 146 atau 4 di atas par, dimana Kenneth berpeluang menggeser Kifata di putaran akhir besok.
Muhammad Naabil Al Maanaf (Pergola UI) yang mengumpulkan skor 148 (6-di atas-par) dan berada di posisi ketiga ini pun memiliki kesempatan untuk menjuarai Kelas U-21 ke bawah, meski ia harus bekerja keras.
Pertarungan sengit juga terjadi di puncak leaderboard Kelas U-16 yang diisi 3 pemain. Permainan luar biasa yang ditunjukkan Yujun Cha langsung mengangkatnya ke posisi atas, dan menyamai perolehan skor total yang ditorehkan leader sehari sebelumnya, Fadhlan Azzam Atmajah (Sumut). Yujun dari Sim’s Academy ini mengukir skor terendah di hari ini (untuk putaran 18 hole) dengan 68 atau 3 di bawah par, dan mengumpulkan skor 144 atau 2 di atas par.
Tidak hanya Fadhlan dan Yujun, William Justin Wijaya pun meramaikan persaingan di putaran final besok. Pegolf asal Jawa Timur yang berusia 16 tahun tersebut membukukan skor 70 atau 1 di bawah par pada putaran kedua ini, dan sama-sama mengumpulkan skor 144.
“Hari ini oke. Hanya memang lebih bagus sih (dibanding kemarin dengan 73). Tapi aku nggak mau mikirin itu. Mau fokus dan have fun. Hari ini game plan-nya berjalan sesuai harapan. Yang pasti, besok do my best saja. Kita lihat hasilnya besok,” kata Justin yang juga merupakan atlet timnas ini.
Pada nomor putri, dominasi atlet nasional Sania Talita Wahyudi belum tergeser. Ia kembali menunjukkan jati dirinya sebagai pemain nasional. Mencetak skor 70 atau 1 di bawah par, pegolf Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) ini mengumpulkan skor total 142 (even par), dan meninggalkan jauh para pesaingnya. Putu Mayvil Widya Handayani dari Bali yang menjadi pesaing terdekatnya tertinggal 9 pukulan dari Sania.
“Hari ini alhamdulillah mainnya lebih bagus dari kemarin. Aku bikin 1-under. Sempat 3-under, tapi ada kecelakaan di hole sehingga aku kena double bogey. Overall, seluruh pukulan, termasuk putting, lumayan oke, tapi memang ada beberapa putting yang miss. Banyak birdie chance, tapi banyak juga yang miss. Putting di jarak 5-6 meter,” jelas Sania.
Pada kelas Girls U-16 ke bawah, Elevania Nurfasha dari Jawa Barat tetap memuncaki klasemen. Pegolf berusia 14 tahun tersebut yang membuat skor 76 tetap memimpin dengan perolehan total 155 unggul jauh dari Freya Julia Davania (Sumut) yang berada di posisi kedua dengan total 163.
Amira Permadi Tampil Cemerlang di Faldo Futures
Hari ini, FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits juga menggelar Faldo Futures, yang dikhususkan untuk peserta putra-putri kelompok usia 7 hingga 12 tahun. Sebanyak 22 pegolf bermain dalam 3 kelompok usia (7-8 tahun, 9-10 tahun, dan 11-12 tahun) tersebut. Dari ketiga KU itu, Amira Permadi menjadi satu-satunya pemain yang membukukan skor terendah dan bermain under-par. Amira yang bertanding di Kelas 9-10 tahun membukukan skor 33 atau 3 di bawah-par.
Sempat bermain bogey di hole pembuka, pegolf dari Birdie Bandits yang berusia 9 tahun ini menutup 9 hole hari ini dengan 4 birdie. Baru tiba dari Thailand, usai tampil dalam turnamen junior di sana, Amira tidak kehilangan sentuhan ketika bermain di West Course.
“Permainan hari ini oke, walaupun baru pulang dari Asian Junior Masters di Thailand. Amira masih bisa perform bagus di Faldo Series Indonesia. Amira beruntung bisa 3 birdie karena jarak permainannya cukup pendek. Semoga besok bisa lebih baik lagi,” kata Amira, yang meraih juara ke-3 di Kelas D (Usia 9-10). Selain Amira di Kelas 9-10 putri, para pimpinan Faldo Futures putri adalah Rayna Rachmat di Kelas 7-8 dan Cheng Guo (Birdie Bandits) di Kelas 11-12.
Sementara itu, untuk Faldo Futures putra, Hiro Isaac Sung (Birdie Bandits) memimpin klasemen Kelas 7-8 putra dengan 51 atau 15 di atas par, Bradley Tanady (Birdie Bandits) menguasai puncak kelas 9-10 putra dengan 43 atau 7 di atas par, dan Dyllan Michio Satriobudi (Birdie Bandits) di kelas 11-12 dengan 39 atau 3 di atas par
Besok, Minggu (8/2), FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits akan memainkan putaran final Faldo Junior Tour, sedangkan Faldo Futures akan menjalani putaran terakhir sebanyak 9 hole.
Pemenang FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Banditsdi masing-masing kelompok usia akan dikirim ke kompetisi yang lebih tinggi. Juara 1 dan 2 dari Junior Tour akan bertanding di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22-24 April 2026, sedangkan pemenang dari Future Tour akan berkompetisi di Futures Final di Belfry, Inggris.
FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) merupakan event internasional pertama yang digulirkan Birdie Bandits. Birdie Bandits merupakan junior golf club yang didirikan oleh Gunung Geulis Country pada pertengahan tahun 2025.





