Figure

|

30 January, 2026

Yoko dan Sania Tembus T6 pada Hari Pertama IWO 2026

Kristina Natalia Yoko. Photo by IWO

 

SERPONG- Dua pegolf Indonesia, Kristina Natalia Yoko dan Sania Talitha Wahyudi (amatir) menembus Top 10 dalam pertandingan hari pertama Indonesia Women’s Open presented by BTN di Damai Indah Golf, BSD pada Jumat (30/1). Mereka masing-masing mencetak 68 pukulan atau 4 di bawah par dan menempati peringkat T6 bersama sembilan pegolf lainnya.

Yoko mengulang keberhasilannya di Indonesia Women’s Open 2025. Ketika itu ia mampu mengukir 69 (3-di bawah-par). Hari ini, di penampilan keduanya, mantan atlet amatir nasional tersebut berhasil memperbaiki diri dengan skor 68, setelah mencetak 7 birdie yang digerus 3 bogey.

“Hari ini saya sebenarnya sedikit nervous di awal-awal hole. Apalagi main di negara sendiri, dan juga sering main di sini. Pastinya banyak ekspektasi dari mana-mana. Nervous-nya bahkan masih terasa sampai sekarang sih. Masih gemetaran. Namun, hari ini saya terbantu dengan fokus shot by shot saja. Berusaha yang terbaik dari shot by shot. Jadi nggak mikirin mau birdie, mau par, mau apa gitu ya bener-bener fokus.

“Habis tee off, lalu main second shot. Cuma memang di green, karena di awal-awal hole ada beberapa miss (putt) yang bikin bogey itu. Jadi, setelah banyak mistakes itu, saya dan kedi saya berusaha untuk lebih teliti aja. Dan ternyata it works,” kata Yoko, yang membuat 7 birdie dipotong 3 bogey.

Sementara itu, Sania yang harus menyelesaikan hole pertama dengan bogey berhasil bangkit menyelesaikan putaran pertama dengan 5 birdie.  “Di hole pertama, saya salah ngelakuin first shot aja. Enggak lucky aja sih, bolanya jatuh ke rough. Bolanya tenggelam di dalam rough. Jadi, aku enggak bisa attack langsung ke green. Harus di-keluarin dulu, lalu one chip ama two putts gitu. Akhirnya dapat bogey di situ. Untungnya setelah hole itu bisa comeback, bisa dapet birdie 3 hole berturut-turut,” kata Sania, yang merupakan salah anggota timnas SEA Games 2026 yang menyumbangkan medali perunggu.

“Jadi, strategi permainan hari ini itu sebenarnya ngikutin apa yang sudah ada ketika aku practice round aja sih. Karena kan lumayan kebantu ya, dapat fasilitas dari Ciputra, jadi lumayan sering turun sini. Jadi, walaupun tee box-nya beda-beda, cuma sudah mulai hafal-lah mau bola placing-nya di mana.  Jadi tadi ball placing-nya oke banget, terus pukulannya lumayan solid dan short game-nya juga jalan. Jadi akhirnya bisa bikin 4-under,” tambah Sania.

Hwang Yeonseo, pegolf asal Korea Selatan memuncaki klasemen sementara. Pemain  berusia 22 tahun ini berhasil menunjukkan permainan terbaiknya. Bermain di grup kelima dari tee 1, Yeonseo bermain tanpa cela dengan mencetak 7 birdie dan tanpa membuat satu bogey pun. Pegolf yang menyandang status pro pada 2021 itu langsung memimpin klasemen dengan skor 65 (7-di bawah-par).

 “Tidak ada kesalahan besar selama putaran hari ini, sehingga saya dapat mempertahankan ritme yang baik sepanjang putaran, sehingga menjadi round yang menyenangkan. Pukulan iron saya akurat. Saya bisa menciptakan banyak peluang birdie dari jarak sekitar dua meter, dan putting pendek saya pun solid, memungkinkan saya untuk membuat banyak birdie,” kata Yeonseo, yang telah mengoleksi 2 gelar juara di KLPGA Dream Tour.

“Fairway lapangan BSD Course tidak terlalu sempit, tetapi green-nya kecil, sehingga membuat lapangan ini sedikit menantang. Setiap hole di sini memiliki karakteristik unik sendiri dan memerlukan strategi khusus. Ini yang membuat lapangan ini sangat menarik untuk dimainkan,” tambahnya Sojeong.

Sojeong hanya unggul 1 pukulan dari Dottie Ardina (PHI) yang berhasil menyodok ke posisi kedua. Pegolf Filipina berusia 32 tahun tersebut mampu mencetak 7 birdie, dan terpotong 1 bogey. Dottie yang pernah bermain di Indonesia semasa junior ini berpeluang menggeser Sojeong jika mampu menunjukkan terbaiknya. Ia merupakan mantan pegolf LPGA yang kini bermain di Epson Tour (LPGA development tour) dan telah meraih 1 kali gelar juara di Epson Tour (2022).

Meski sempat ada kekhawatiran cuaca buruk yang sempat terjadi dalam beberapa hari terakhir, turnamen berhadiah total US$600,000 ini berjalan dalam dua jadwal tee (pagi & siang) dapat diselesaikan dengan baik. Sebanyak 120 peserta, yang 29 di antaranya merupakan para pegolf tuan rumah–13 pegolf profesional dan 16 amatir, bertanding dalam edisi kedua national open untuk wanita di Indonesia ini.

Indonesia Women’s Open presented by BTN tahun ini merupakan turnamen pembuka Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) series tour 2026. Diikuti pemain-pemain elite dari KLPGA Dream Tour dan pegolf-pegolf teratas yang mewakili lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.